WELCOME To My BLOG, このブログに訪問してお祝い, Gratulation zu diesem Blog zu besuchen, félicitations à visiter sur ce blog

Senin, 21 Februari 2011

BATAK na Jolo

Seiring berjalannya waktu, pasti semua hal akan berubah. Mulai dari pengaruh lingkungan sampai dengan teknologi. Apa yang saya lihat sekarang adalah orang batak yang telah menyesuaikan diri dengan lingkungannya karena seiring waktu berjalan. Namun, pernah kah anda bertanya-tanya, seperti apakah orang batak tempo dulu?
Mungkin opung kita masih melihat bagaimana orang batak pada masa dulu. Namun, seperti saya, orang batak yang bisa dibilang masih muda, belum pernah lihat bagaimana orang batak tempo dulu.
Saya menemukan beberapa foto yang menggambarkan orang batak tempo dulu. Mungkin dari beberapa foto tersebut, kita bisa melihat bagaimana mereka di masa dulu.
Rapat parbaringin (para tetua adat) untuk menentukan hari baik bagi perayaan "Mangan Horbo Bius", Samosir.
Rapat parbaringin (para tetua adat) untuk menentukan hari baik bagi perayaan "Mangan Horbo Bius", Samosir.
Rapat Parbaringin di Onan Limbong, Samosir
Rapat Parbaringin di Onan Limbong, Samosir
Manortor, Simanindo-1971
Manortor, Simanindo-1971
Si Ucok, Simanindo 1970.
Si Ucok, Simanindo 1970.
Stempel Sisingamangaraja Tulisan Jawi (Arab gundul) yg dpt diterjemahkan setengah, berbunyi:" Inilah cap maharaja di negeri Toba kampung Bakara nama kotanya hijrat nabi 1304 "– This is the seal of the Great Lord (maharaja) in the negeri of Toba whose residence is in Bakara. 1304 H. (Muller).
Stempel Sisingamangaraja Tulisan Jawi (Arab gundul) yg dpt diterjemahkan setengah, berbunyi:" Inilah cap maharaja di negeri Toba kampung Bakara nama kotanya hijrat nabi 1304 "– This is the seal of the Great Lord (maharaja) in the negeri of Toba whose residence is in Bakara. 1304 H. (Muller).
Bagai mana orang BATAK jaman sekarang 
( Boha Halak Hita Ijaman Saonari )

PSSI Pertahankan Alfred Riedl



Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Nurdin Halid mengatakan akan tetap mempertahankan posisi pelatih Alfred Riedl meski tidak mampu mempersembahkan trofi Piala AFF 2010 yang menjadi target yang dibebankan.

"Siapa bilang Riedl dipecat. Dia tetap kami pertahankan," katanya usai menyaksikan pertandingan final kedua Piala AFF 2010 antara Indonesia dan Malaysia di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (29/12).

Meski tidak dipecat, PSSI tetap akan mengevaluasi kinerja jajaran pelatih serta seluruh pemain yang turun pada turnamen dua tahunan ini. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan tim.

Pada pertandingan final kedua Piala AFF 2010, meski didukung penuh 95 ribu penonton dan memenangi pertandingan dengan skor 2-1, Firman Utina dan kawan-kawan tetap gagal merebut juara turnamen yang dulunya bernama Piala Tiger itu.

Meski menang, secara agregat Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 2-4 karena pada pertandingan final pertama timnas Merah Putih harus menyerah dengan skor 0-3.

Nurdin menilai hasil yang diraih pada pertandingan final kedua telah maksimal. Semua pemain dan jajaran telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Hanya saja, kemenangan itu belum mampu mengantarkan Indonesia juara Piala AFF untuk pertama kalinya.

"Ini adalah takdir Allah. Hasil ini penuh perjuangan," katanya.

Ditanya masalah bonus yang akan diberikan pada Firman Utina dan kawan-kawan, Nurdin belum bisa memberikan penjelasan yang pasti karena harus dirapatkan dengan jajarannya.

Firman Utina dan kawan-kawan saat lolos ke final mendapatkan bonus yang cukup besar yaitu Rp2,5 miliar. Jika mampu merebut juara Piala AFF tahun ini bonusnya ditambah Rp3 miliar.

Endank Soekamti

Tanggal 1 Januari 2001 begitu berarti untuk tiga orang berandalan dari jogja Erix, Ari & Dori!
Berawal dari keisengan & banci tampil,Erix mengajak Ari & Dori untuk memikat lawan jenis dengan nge-jamn disebuah event dimlm pergantian tahun. Applaus ratusan orang yang memadati Java café jogja menggema setiap lagu selesai dimainkan.

Respon baik dari teman-teman musisi dimlm itu membuat trio ini memutuskan untuk tetap jalan, dari situ timbul nama “nyleneh” Endank Soekamti.
Walopun terkesan asal-asalan,Nama Endank Soekamti mengandung filosofi yin dan yang bagi mereka. Dua nama tersebut merupakan 2 pribadi yang sangat berbeda. Nama Endank dicomot dari si Endang gebetan Ari yang begitu cantik dan baik hati, Sedangkan Soekamti diambil dari ibu guru Erix yang judes, jahat & galak. Yapz… cukup untuk mewakili baik & buruk.
Setelah itu mereka mulai latihan di studio untuk persiapan mengikuti beberapa acara lokal.anehnya mereka ga pernah lolos seleksi & berakhir sebagai penggembira. Merasa dendam & ga puas sebagai penonton, mereka merubah strategi dengan membuat 2 lagu demo, setelah itu melakukan pendekatan ke radio-radio. Alhasil 2 lagu mereka sukses diputar di radio. Berkat lagu yang tiap pagi siang & malam mereka request sendiri di radio sebagai pancing, Jogjakarta pun pelan2 mulai mengenal Endank soekamti Sampai akhirnya tiba juga banyak orang suka & merequest lagu mereka.. Boomm!!! 6 bulan menjadi top request Endank Soekamti meroket di kota sendiri. Mulai dari situ tawaran manggung ga pernah sepi…,he he.. Bahkan hampir Semua event lokal dikampus2 menampilkan mereka sebagai bintang tamu.
Belum puas dengan botol sebagai bayaran, mereka memutuskan untuk berjuang menuju industri musik nasional. Diakhir tahun 2002 mereka mencoba membuat demo secara digital recording dirumah sendiri untuk dikirim ke label-label besar di Jakarta.Karna bosan menunggu tanggapan dari Jakarta,Erix Dory Ari melakukan diskusi dengan senior2 musisi dijogja,disitulah Pongky jikustik dan tony trax terinspirasi untuk membuat sebuah Label & merekrut Endank soekamti sebagai artisnya.
Juni 2003 Endank Soekamti merilis album pertama “KELAS I” dibawah bendera Proton Record, tak disangka jika respon pendengar musik nasional sangat antusias dengan album ini. Data sampai akhir 2006 mencatat 40ribu keping telah terjual.
Seiring dengan semakin dikenalnya Endank Soekamti muncul sekumpulan anak2 muda yg menamakan diri sebagai kamtis family (fans Endank Soekamti) di berbagai penjuru kota di Indonesia yang jumlahnya semakin hari semakin banyak. Dukungan kamtis membuat mereka lebih bersemangat bertahan di gilanya industrii music indonesia.
Ditahun 2004 Endank Soekamti mulai dilirik Warner Music Indonesia & 2005 akhirnya endank soekamti merilis album kedua “Pejantan Tambun” dibawah Label besar Warner Music Indonesia.
Melewati perjuangan dari panggung kepanggung sepanjang tahun 2005-2006 album ini mengalami penurunan terjual 30.000 copy . Ironisnya showcase mereka tercatat dengan jadwal yang lbh padat. Bahkan ditahun itu Endank soekamti sempat mendapat gelar RAJA PENSI diJKT.
Di tahun 2007 mereka merilis album ketiga dengan judul “sssttt!!!”. Album yang penuh experiment ini direkam & dimixing sendiri dirumah dengan alat yang serba sederhana. mereka juga menambah pendewasaan lagu tanpa mengurangi cirri khas mereka yg sedikit nakal. Sound yg dihasilkan pun bs dipertanggung jawabkan, bahkan banyak yang berpendapat sound album ketigalah yang paling matang . Dialbum ini juga sebuah pembuktian bahwa Endank soekamti termasuk band yg sangat survive & exis. bahkan banyak yang berpendapat sound album ketigalah yang paling matang. (soekamti.com)

Minggu, 20 Februari 2011

tak ada gantinya



[intro] C F G F
Am Em F G

C F
Bagaimana ku bisa
G F
Berpaling darimu
Am Em
Sekian lama ku mencari
Dm G
Separuh jiwaku

C F
Ku mau menunggu
G F
Tak pernah berhenti
Am Em
Sampai suatu saat nanti
Dm G
Kau kan menyadari

[chorus]
C F
Ku ingin kau tahu
Em Dm G
Takkan ada habisnya
Am Em
Ku masih milikki cinta
Dm G C
Melebihi yang kau kira


C Dm
Hanyalah senyummu
G Dm
Yang menghapus rinduku
Am Em
Telah lama tak ku jumpa
Dm G
Menghilang dariku

C Dm
Akan ku lakukan
Em Dm
asal kau kembali
Am Em
Ku tak sanggup sendiri
Dm G
lebih lama lagi

[chorus]
C F
Ku ingin kau tahu
Em Dm G
Takkan ada habisnya
Am Em
Ku masih milikki cinta
F G
Melebihi yang kau kira

C F
Ku ingin kau tahu
Em Dm G
Kau tetap di hatiku
Am Em
Ada yang harus kau mengerti
D7 G C
Kau takkan ada gantinya

F
Yang aku inginkan hanyalah dirimu
Dm C
bersamaku selamanya
F Fm
Bantu aku pergi dari
G
sepi yang ku rasa menyakitkan

[solo] C Dm Em Dm Am Em F G

[chorus]
C F
Ku ingin kau tahu
Em Dm G
Takkan ada habisnya
Am Em
Ku masih milikki cinta
F G
Melebihi yang kau kira

C F
Ku ingin kau tahu
Em Dm G
Kau tetap di hatiku
Am Em
Ada yang harus kau mengerti
D7 G C
Kau takkan ada gantinya

[outro] C F G F

sang kelana terdiam menatap gadis
membeku, membisu tanpa kata
si gadispun bungkam tak bicara
mencoba mencerna pikiran yang ada
apakah semua ini terasa nyata
akankah semua mimpi akan terwujud
tetapi semua ada batasnya
cari dan temukanlah siapa dia.